...
ijinkan ku bertukar
kelamin sesaat
demi gelar nabi yang
menjadi hasrat
~
karna nabi
tak perlukan jubah
keindahan ragawi
mahkota kemegahan duniawi
bagi pujian yang
bertubi-tubi
.
cukup baginya berteman
kebajikan
maka hidupnya menjadi suri
tauladan
khilafnya pun termaafkan
~
karna nabi
disterilkan isi hatinya
dari setan yang lihai mengubah ujud diri
dari kebusukan bermacam rupa
.
meski nabi
banyak pun dicaci
bahkan lebih sering
disakiti
namun saat hayat lepaskan
badan
kepadanya kan terus
dihaturkan pujian
tak kurang malaikat pun
beriringan
menyambutnya taqziem, di
pintu kemenangan
~~~
ijinkan ku menjadi nabi
jadikanlah ku seorang
lelaki
.
mengapa pula Kau ganti
dengan surga yang bertempat di telapak kaki
sedang sebagian besar dari ku
adalah penghuni dasar kawah berapi selalu
.
ku mau menjadi nabi
tegasku kukuh berulang kali
.
untuk mengingatkan umat
ini
yang tak bosan bersengketa
atas kata poligami
.
sedang pada semua nabi
dengan wahyu suci agama
samawi
diriwayatkan kesemuanya
berpoligami
.
tak hanya disebutkan 1, 2,
3 dan 4
seribu gundik, bahkan
dikisahkan para rasul-rasulmu
.
tunggu!
hadang dulu angkaramu!
tarik kendali itu!
sebelum semburkan hujatan
pada ku
.
cermatilah pustaka tua
berdebu
itu kitab-kitab sucimu
sejak cetakan terdahulu
hingga ke sekian, ntah ku
tahu
.
tak hanya disebutkan 1, 2,
3 dan 4
seribu gundik, bahkan
dikisahkan para rasul-rasulmu
.
~~~
hasratku tetap tak
terhenti
berkepala batu ingin
menjadi nabi
.
congkak ku tak puas
bertanya
pada tuhan yang bersemayam
dalam diri hamba
tuhan yang gemar
mempertanyakan
namun tak mampu hanya pada
1 soalan
.
tidakkah ingin kau tanyakan
darimana Ruh berasal
atau bagaimana ia Kuciptakan
dan mengapa ia Kutiupkan
pada jasadmu yang lemah, kotor, bau kemenyan
.
itulah 1 soalan
dari Tuhanku...Yang Maha
Esa
Yang Maha Pencipta
Yang Maha Benar
Yang Maha Memiliki segala
gelar maha
.
soalan telah ku dengar
dan membungkam tuhan hamba
yang hingar-bingar
.
sujud ku menunduk
pada hasrat yang seketika
berhenti mengajuk
.
bersyukur atas segala yang
sudah Kau beri
menjalani dengan sepenuh
hati
meyakini apa yang para nabi telah imani
tak peduli lelaki itu berpoligami
.
karena segala apa, mengapa, dan bagaimana
sungguh Engkau saja
Sutradara
Hingga akhir masa
~~~

No comments:
Post a Comment